Langsung ke konten utama

Pengertian Imunisasi

Imunisasi Adalah Suatu Tindakan Untuk Memberikan Perlindungan (Kekebalan) Didalam Tubuh Bayi Dan Anak. Tujuan Dari Imunisasi Adalah Untuk Mencegah Sekaligus Melindungi Terhadap Penyakit-Penyakit Menular Yang Sangat Berbahaya Bagi Bayi Dan Anak.

Penyakit-Penyakit Apa saja Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi?
Yang Terpenting Adalah 7 Penyakit Utama Pada Bayi Dan Anak-anak, Yaitu :

  1. Tuberkulosis (TBC)
  2. Difteri
  3. Pertusis (Batuk Rejan / Batuk 100 Hari)
  4. Tetanus
  5. Poliomielitis
  6. Campak
  7. Hepatitis B
Apakah Hanya 7 Penyakit Tersebut Yang Dapat Dicagah?
Sebenarnya Masih Ada Beberapa Penyakit Menular Lain Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi, Misalnya :
  • Penyakit Gondogan (mump)
  • Penyakit Campak Jerman (Rubella)
  • Penyakit Tifus / Paratifus
  • Penyakit Hepatitis A
  • Penyakit Cacar Air (Varisela)
  • Radang Se;aput Otak Oleh Bakteri Hib
Tetapi Untuk Saat Ini Penyakit-Penyakit Tersebut Diatas Belum Merupakan Prioritas Utama, Karena Biayanya Masih Mahal

Siapa Saja Yang Perlu Mendapatkan Imunisasi?
  • Semua Orang, Terutama Bayi Dan Anak Sejak Lahir Memerlukan Imunisasi Untuk Melindungi Tubuhnya Dari Penyakit-Penyakit Yang Berbahaya
  • Semua Orang Yang Kontak (Berhubungan) Dengan Penderita Penyakit Menular Seperti Keterangan Diatas

TUBERKULOSIS (TBC)

TBC Atau Tuberkulosis Biasanya Oleh Orang Awam Disebut Penyakit Paru-paru. Penyakit Ini Sangat Menular, Penularannya Melalui Pernafasan, Percikan Ludah Saat Batuk, Bersin Atau Bercakap-cakap dan melalui Udara Yang mengandung kuman TBC

Apa Bahayanya?
  • Kerusakan paru-paru
  • kerusakan tulang
  • cacat mental dan kelumpuhan karena kerusakan otak
Bagaimana Cara Pencgahannya?
Sedini mungkin atau secepatnya

Bagaimana cara mengetahui bayi dan anak menderita TBC Atau bukan?
Dapat diketahui dengan tes tuberkulin (Test Mantoux Atau PPD). Tes ini biasa dikerjakan pada bayi dan anak yang dicurigai menderita TBC atau akan di BCG tetapi umurnya sudah terlambat (Melebihi 3 Bulan)

DPT (Difteri Pertusis Tetanus)

Difteri adalah radang tenggorokan yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian pada anak hanya dalam beberapa hari saja

Pertusis adalah penyakit radang pernapasan (Paru) yang disebut juga batuk rejan atau batuk 100 hari. Gejaka penyakit ini sangat khas, batuk yang bertahap, panjang dan lama disertai bunyi "whoop" dan diakhiri dengan muntah. Mata dapat bengkak dan berdarah atau penderita meninggal karena kesulitan nafas.

Tetanus Adalah penyakit kejang otot seluruh tubuh dengan mulut terkancing tidak bisa dibuka.

Dapatkah imunisasi DPT diberikan sekaligus dan apakah tidak berbahaya?
DPT Dapat diberikan sekaligus, bahkan dapat pula diberikan bersama dengan imunisai Polio. Efek samping suntikan DPT dan pemberian imunisasi Polio tidak berbahaya. Bayi dan anak-anak mungkin akan pegal-pegal, sedikit demam dan rewel selama 1-2 hari, yang tidak perlu diberikan obat apa-apa. Bila diperlukan dapat diberikan obat penurun panas.

Bagaimana Penularan Difteri Pertusis Dan Tetanus?

Difteri dan Pertusis cara penularannya ialah :
  • Melalui percikan-percikan ludah waktu batuk dan bersin.
  • Melalui sapu tangan, handuk, dan alat-alat makan yang dicemari kuman-kuman penyakit tersebut.
Sedangkan tetanus penularannya melalui tali pusat karena pertolongan persalinan yang tidak bersih / steril, melalui luka, dan sebagainya.

Apa bahayanya?
  • Difteri    : Kerusakan jantung dan tenggorokan tersumbat
  • Pertusis : Batuk panjang berminggu-minggu, Radang otak, Radang Paru-paru, Dan gizi memburuk
  • Tetanus : Mulut terkancing, kaku, kejang, Radang paru-paru

POLIO
Polio Atau nama lengkapnya poliomielitis yaitu suatu penyakit radang yang menyerang saraf dan dapat menyebabkan lumpuh kedua kaki. Walaupun dapat sebuh, namun dapat pincang seumur hidup dan bahayanya adalah otot akan lumpuh dengan ukuran yang tetap kecil.

Bagaimana cara Penularan dan pencegahannya?
Penularan melalui makanan dan minuman yang tercemar tinja penderita poliomielitis.
Pencgahannya ialah dengan vaksinasi Polio

CAMPAK
Campak menurut orang betawi adalah Tampek, Menurut orang jawa Gabagen, Menurut Orang Belanda Mazean, menurut orang inggris Measles, bahasa latinnya Morbili adalah suatu penyakit yang sangat berbahaya untuk bayi dan anak-anak karena sering disertai komplikasi bronkopneumiayang banyak menyebabkan kematian pada bayi dan anak-anak.
Bahaya pada campak adalah panas tinggi, radang mulut dan tenggorokan, diare, radang otak, gizi memburuk, radang oparu-paru

Bagaimana cara penularan dan pencegahannya?
Secara kontak langsung dan melalui pernafasan penderita. Pencegahannya dengan imunisasi campak waktu bayi berumur 9-12 Bulan, dan diulangi sekali lagi saat umur 18-24 bulan.

HEPATITIS B
Hepatitis B adalah Suatu penyakit infeksi yang dapat merusak hati. penyebabnya adalah virus hepatitis B. Penyakit ini dapat berlangsung kronis dan menjadi merusak hati. Dari beberapa penyakit hati akibat virus, yang paling berbahaya adalah hepatitis B.

Ada Berbagai cara utama penularan hepatitis B. Pencemaran kulit orang sehat oleh darah seorang penderita, mudah menularkan virus. Faktor lain adalah pemasangan tatto, menindik telinga, pengobatan secara tusuk jarum, penyalahgunaan obat dan transfusi darah.
Penularan dapat pula terjadi melalui hubungan seksual, air liur, keringat, mani dan melalui serangga-serangga penghisap darah, misalnya nyamuk, dan bisa juga terjadi jika kulit yang luka tersentuh benda-banda yang mengandung virus, misalnya sikat gigi, barang mainan, botol bayi, alat cukur, gelas minum, sarung tangan karet, handuk, alat-alat rumah sakit, dan lain-lain.

Didunia ini, Diperkirakan terdapat 250 juta orang yang telah menjadi carrier Hepatitis B. Dari jumlah itu, sekitar 200 juta terdapat dibeberapa negara Asia. Di negara - negara Asia Tenggara diperkirakan 10-25% dari penduduknya, Sudah menjadi carrier Hepatitis B. Jumlah yang terkena infeksi jauh lebih tinggi lagi. Di Indonesia, Diperkirakan jumlah carrier hepatitis B sekitar 10% dari jumlah penduduknya.

Obat-obatan Yang ada sampai sekarang hanya untuk perawatan pendukung, dan lebih dimaksudkan untuk mencegah komplikasi yang mungkin timbul, Sampai saat ini belum ada pengobatan yang mampu menyembuhkan Hepatitis B.

Apakah Vaksin Hepatitis B Itu Cukup Efektif?
Memang, Kini sudah ada vaksin hepatitis B. Vaksin ini dapat mencegah hepatitis B dan tentunya juga mencegah kanker Hati. Vaksin ini memberikan daya lindung yang sangat tinggi (paling kurang 96%) terhadap hepatitis B, Sebagaimana telah terbukti pada percobaan klinis dan jutaan pemakainya. Bila jadwal vaksinasi telah dijalankan selengkapnya, maka daya lindungnya akan bertahan kurang lebih 5 tahun. Setelah itu dapat dapat diberikan tambahan vaksinasi untuk memperpanjang daya lindungnya.